Bersiaplah untuk penjudi online yang dapat dipenjara dan didakwa dengan miliaran. Di Indonesia sendiri, kesibukan perjudian memang dilarang oleh pemerintah karena dianggap merugikan penduduk dan melanggar norma agama.

Khusus bagi pemain judi online, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) menjerat pelaku atau orangnya yang mengedarkan konten judi bersama dengan pidana penjara paling lama 6 th. dan/atau denda paling banyak sebesar Rp 1 miliar.

Dikutip dari Detikcom, Rabu (25/5/2022), sejak 2018 hingga 10 Mei 2022 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memutus akses 402.572 konten perjudian di berbagai platform digital.

Selain itu, menurut Dedy, pemberantasan judi online di Indonesia cukup susah dikarenakan website atau aplikasi judi online terus bermunculan bersama nama yang berbeda-beda, meski aksesnya udah terputus.

“Selain itu, kesibukan perjudian yang dilegalkan di lebih dari satu negara di luar Indonesia telah menghambat tindakan hukum lintas batas. Ini jadi tantangan tersendiri karena ada perbedaan keputusan hukum terkait perjudian,” jelas Dedy.

Oleh karena itu, Kominfo menghimbau penduduk untuk menggunakan platform digital secara bijak, baik untuk tujuan hiburan, transaksi ekonomi, maupun kesibukan produktif. “Kami mengajak penduduk untuk dapat melaporkan penemuan konten berkenaan perjudian di ruang digital melalui saluran pengaduan yang tersedia.” dia menyimpulkan

Baca Juga: Polisi Siap untuk Berantas Iklan Judi Slot Online Seleb Media Sosial

Share

Similar Posts